Musim hujan bukan cuma bikin jemuran nggak kering. Buat yang punya usaha percetakan, fotokopi, atau sekadar sering nge-print di rumah, musim hujan sering bikin masalah baru: kertas jadi lembab.
Akibatnya macam-macam. Hasil cetak jadi bergelombang, tinta melebar, warna kurang tajam, sampai kertas nyangkut di printer. Padahal printer dan tintanya baik-baik saja.
Kabar baiknya, masalah ini bisa dicegah dengan cara penyimpanan yang benar. Berikut penjelasannya.
Kertas terbuat dari serat kayu yang sifatnya menyerap air. Saat udara di sekitarnya lembab, kertas ikut menyerap uap air dari udara. Di musim hujan, kelembapan udara naik cukup tinggi, jadi kertas yang dibiarkan terbuka akan cepat “kembung”.
Serat kertas yang menyerap air akan memuai, tapi memuainya tidak merata. Bagian pinggir biasanya lebih cepat lembab dibanding bagian tengah. Dari situlah kertas mulai bergelombang.
1. Jangan buka semua bungkusnya sekaligus
Ini kesalahan paling sering. Buka satu rim saja sesuai kebutuhan, sisanya biarkan tetap tersegel. Bungkus plastik dari pabrik itu sudah dirancang untuk menahan uap air.
2. Tutup rapat kertas yang sudah dibuka
Kalau satu rim belum habis, lipat kembali bungkusnya dan rekatkan dengan lakban. Atau pindahkan ke wadah plastik bertutup rapat. Jangan dibiarkan terbuka di atas meja semalaman.
3. Jangan simpan di lantai
Lantai menyimpan hawa dingin dan lembab, apalagi saat hujan. Simpan kertas di atas rak, palet kayu, atau alas apa pun yang membuatnya tidak menyentuh lantai langsung.
4. Jauhkan dari dinding luar dan jendela
Dinding yang berbatasan dengan luar rumah sering lembab saat hujan. Beri jarak minimal sekitar 10 cm antara tumpukan kertas dan dinding supaya udara tetap mengalir.
5. Simpan dalam posisi rebah dan rata
Kertas paling baik disimpan dalam posisi tidur (rebah), bukan berdiri. Posisi berdiri bikin kertas mudah melengkung karena beratnya sendiri.
6. Hindari ruangan yang terlalu dingin atau panas
Suhu ruangan biasa sudah cukup. Jangan simpan kertas tepat di bawah AC, dekat jendela yang kena matahari langsung, atau di ruangan yang pengap tanpa sirkulasi udara.
7. Pakai silica gel
Silica gel (bungkusan kecil penyerap lembab yang biasa ada di kemasan sepatu atau tas) bisa diletakkan di dalam lemari atau wadah penyimpanan kertas. Murah, tapi cukup membantu.
8. Jangan tinggalkan kertas di baki printer semalaman
Kertas di baki (paper tray) terbuka terus-menerus, jadi paling cepat lembab. Kalau printer tidak dipakai, simpan kembali kertasnya ke bungkus.
Kertas HVS
Paling sering dipakai dan paling sering dibiarkan terbuka. Cukup terapkan aturan di atas, terutama soal menutup rapat bungkusnya.
Kertas foto (photo paper)
Lebih sensitif karena punya lapisan khusus di permukaannya. Kalau lembab, lapisan ini bisa bikin tinta tidak menempel sempurna, hasilnya warna jadi belang atau kertas lengket. Simpan selalu dalam bungkus aslinya, dan pegang di bagian tepinya saja supaya tidak kena keringat tangan. Lihat pilihan kertas foto E-Print [LINK: e-print shop]
Kertas thermal (kertas struk)
Ini yang paling sensitif. Kertas thermal bereaksi terhadap panas, jadi selain lembab, dia juga harus dijauhkan dari sinar matahari langsung, panas, dan gesekan. Simpan di tempat sejuk, gelap, dan dalam kemasan aslinya. Lihat pilihan kertas thermal E-Print [LINK: e-print shop]
Kalau kertas sudah disimpan dengan benar tapi hasil cetak tetap bermasalah, penyebabnya mungkin ada di printer atau tinta. Beberapa hal yang bisa dicek:
Apakah kertas lembab bisa merusak printer?
Kertas lembab lebih sering bikin kertas nyangkut dan hasil cetak jelek. Kalau sampai berjamur atau hancur di dalam printer, baru berisiko mengotori bagian dalam printer.
Berapa lama kertas bisa disimpan?
Kertas yang masih tersegel dan disimpan di tempat kering bisa bertahan lama. Yang menentukan bukan lamanya, tapi kondisi penyimpanannya.
Apakah kertas foto perlu penyimpanan khusus?
Simpan dalam bungkus aslinya dan jangan dibiarkan terbuka. Lapisan permukaan kertas foto lebih sensitif dibanding kertas HVS biasa.
Kenapa hasil cetak foto jadi belang saat musim hujan?
Salah satu penyebabnya adalah kertas foto yang menyerap uap air, sehingga tinta tidak menempel merata di permukaannya.
Musim hujan bikin udara lebih lembab, dan kertas menyerap uap air dari udara itu. Solusinya sederhana: simpan kertas tetap dalam bungkusnya, jangan taruh di lantai, jauhkan dari dinding luar, dan jangan tinggalkan kertas di baki printer semalaman.
Butuh kertas foto atau kertas thermal berkualitas untuk usaha cetak Anda? Cek pilihan produk E-Print [LINK: e-print shop] atau hubungi tim kami via WhatsApp di +62 8 1515 1515 28.
Printer tangki tinta seperti Epson L Series memang terkenal hemat. Tapi begitu tinta habis, pertanyaan…
Tinta 664 dan tinta 003 sama-sama tinta botol untuk printer Epson L Series. Karena kodenya…
Sedang mencari driver untuk printer POS ET-58DTL? Tenang, Anda bisa mengunduh driver agar printer dapat…
Tinta 664 adalah kode tinta untuk printer Epson L Series generasi awal, seperti Epson L120,…
Lagi buru-buru cetak dokumen, eh hasilnya malah bergaris, putus-putus, atau ada warna yang hilang. Masalah…
Printer POS: Si Kecil yang Nentuin Cepet Nggaknya Transaksi Kalau kamu pernah belanja di kasir…