artikel

Musim Hujan Bikin Kertas Lembab? Ini Cara Menyimpan Kertas Biar Hasil Cetak Tetap Bagus

·5 menit baca
Musim Hujan Bikin Kertas Lembab? Ini Cara Menyimpan Kertas Biar Hasil Cetak Tetap Bagus

Musim hujan bukan cuma bikin jemuran nggak kering. Buat yang punya usaha percetakan, fotokopi, atau sekadar sering nge-print di rumah, musim hujan sering bikin masalah baru: kertas jadi lembab.

Akibatnya macam-macam. Hasil cetak jadi bergelombang, tinta melebar, warna kurang tajam, sampai kertas nyangkut di printer. Padahal printer dan tintanya baik-baik saja.

Kabar baiknya, masalah ini bisa dicegah dengan cara penyimpanan yang benar. Berikut penjelasannya.

Kenapa Kertas Bisa Lembab?

Kertas terbuat dari serat kayu yang sifatnya menyerap air. Saat udara di sekitarnya lembab, kertas ikut menyerap uap air dari udara. Di musim hujan, kelembapan udara naik cukup tinggi, jadi kertas yang dibiarkan terbuka akan cepat “kembung”.

Serat kertas yang menyerap air akan memuai, tapi memuainya tidak merata. Bagian pinggir biasanya lebih cepat lembab dibanding bagian tengah. Dari situlah kertas mulai bergelombang.

Tanda-Tanda Kertas Sudah Lembab

  • Pinggiran kertas bergelombang atau melengkung seperti ombak.
  • Hasil cetak tidak rata, warna terlihat belang atau kurang pekat.
  • Tinta melebar dan tulisan terlihat kurang tajam.
  • Kertas sering nyangkut (paper jam) atau tertarik lebih dari satu lembar sekaligus.
  • Tumpukan kertas terasa dingin dan agak berat dibanding biasanya.
  • Kertas foto jadi lengket satu sama lain.

Cara Menyimpan Kertas Agar Tidak Lembab

1. Jangan buka semua bungkusnya sekaligus

Ini kesalahan paling sering. Buka satu rim saja sesuai kebutuhan, sisanya biarkan tetap tersegel. Bungkus plastik dari pabrik itu sudah dirancang untuk menahan uap air.

2. Tutup rapat kertas yang sudah dibuka

Kalau satu rim belum habis, lipat kembali bungkusnya dan rekatkan dengan lakban. Atau pindahkan ke wadah plastik bertutup rapat. Jangan dibiarkan terbuka di atas meja semalaman.

3. Jangan simpan di lantai

Lantai menyimpan hawa dingin dan lembab, apalagi saat hujan. Simpan kertas di atas rak, palet kayu, atau alas apa pun yang membuatnya tidak menyentuh lantai langsung.

4. Jauhkan dari dinding luar dan jendela

Dinding yang berbatasan dengan luar rumah sering lembab saat hujan. Beri jarak minimal sekitar 10 cm antara tumpukan kertas dan dinding supaya udara tetap mengalir.

5. Simpan dalam posisi rebah dan rata

Kertas paling baik disimpan dalam posisi tidur (rebah), bukan berdiri. Posisi berdiri bikin kertas mudah melengkung karena beratnya sendiri.

6. Hindari ruangan yang terlalu dingin atau panas

Suhu ruangan biasa sudah cukup. Jangan simpan kertas tepat di bawah AC, dekat jendela yang kena matahari langsung, atau di ruangan yang pengap tanpa sirkulasi udara.

7. Pakai silica gel

Silica gel (bungkusan kecil penyerap lembab yang biasa ada di kemasan sepatu atau tas) bisa diletakkan di dalam lemari atau wadah penyimpanan kertas. Murah, tapi cukup membantu.

8. Jangan tinggalkan kertas di baki printer semalaman

Kertas di baki (paper tray) terbuka terus-menerus, jadi paling cepat lembab. Kalau printer tidak dipakai, simpan kembali kertasnya ke bungkus.

Tips Khusus per Jenis Kertas

Kertas HVS
Paling sering dipakai dan paling sering dibiarkan terbuka. Cukup terapkan aturan di atas, terutama soal menutup rapat bungkusnya.

Kertas foto (photo paper)
Lebih sensitif karena punya lapisan khusus di permukaannya. Kalau lembab, lapisan ini bisa bikin tinta tidak menempel sempurna, hasilnya warna jadi belang atau kertas lengket. Simpan selalu dalam bungkus aslinya, dan pegang di bagian tepinya saja supaya tidak kena keringat tangan. Lihat pilihan kertas foto E-Print [LINK: e-print shop]

Kertas thermal (kertas struk)
Ini yang paling sensitif. Kertas thermal bereaksi terhadap panas, jadi selain lembab, dia juga harus dijauhkan dari sinar matahari langsung, panas, dan gesekan. Simpan di tempat sejuk, gelap, dan dalam kemasan aslinya. Lihat pilihan kertas thermal E-Print [LINK: e-print shop]

Kertas Sudah Terlanjur Lembab, Gimana?

  • Diamkan di ruangan kering selama beberapa jam. Pindahkan kertas ke ruangan yang lebih kering, biarkan tetap dalam tumpukan rapi dan diberi pemberat di atasnya. Cara ini bisa membantu meratakan kertas yang bergelombang ringan.
  • Kipas-kipas tumpukannya sebelum dipakai. Pegang tumpukan kertas lalu kibaskan pinggirannya seperti mengocok kartu. Ini membantu memisahkan lembaran yang saling menempel, sehingga mengurangi risiko nyangkut.
  • Ambil dari bagian tengah tumpukan. Bagian tengah biasanya paling kering dibanding bagian atas dan pinggir.
  • Jangan dijemur atau disetrika. Panas langsung bikin kertas melengkung permanen, menguning, atau malah merusak lapisan kertas foto. Untuk kertas thermal, panas justru bikin kertasnya langsung menghitam.
  • Kalau sudah parah, jangan dipaksa. Kertas yang sudah sangat bergelombang atau berjamur sebaiknya tidak dipakai, karena berisiko nyangkut dan mengotori bagian dalam printer.

Masalah Cetak yang Bukan Karena Kertas

Kalau kertas sudah disimpan dengan benar tapi hasil cetak tetap bermasalah, penyebabnya mungkin ada di printer atau tinta. Beberapa hal yang bisa dicek:

  • Hasil cetak bergaris atau putus-putus. Baca: Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris di Epson L Series [LINK: e-print shop]
  • Tinta tidak sesuai kode printer. Untuk printer Epson tipe 664 seperti L120, L210, dan L360, cek Tinta 664 E-Print [LINK: e-print shop]

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah kertas lembab bisa merusak printer?
Kertas lembab lebih sering bikin kertas nyangkut dan hasil cetak jelek. Kalau sampai berjamur atau hancur di dalam printer, baru berisiko mengotori bagian dalam printer.

Berapa lama kertas bisa disimpan?
Kertas yang masih tersegel dan disimpan di tempat kering bisa bertahan lama. Yang menentukan bukan lamanya, tapi kondisi penyimpanannya.

Apakah kertas foto perlu penyimpanan khusus?
Simpan dalam bungkus aslinya dan jangan dibiarkan terbuka. Lapisan permukaan kertas foto lebih sensitif dibanding kertas HVS biasa.

Kenapa hasil cetak foto jadi belang saat musim hujan?
Salah satu penyebabnya adalah kertas foto yang menyerap uap air, sehingga tinta tidak menempel merata di permukaannya.

Kesimpulan

Musim hujan bikin udara lebih lembab, dan kertas menyerap uap air dari udara itu. Solusinya sederhana: simpan kertas tetap dalam bungkusnya, jangan taruh di lantai, jauhkan dari dinding luar, dan jangan tinggalkan kertas di baki printer semalaman.

Butuh kertas foto atau kertas thermal berkualitas untuk usaha cetak Anda? Cek pilihan produk E-Print [LINK: e-print shop] atau hubungi tim kami via WhatsApp di +62 8 1515 1515 28.

Mau belanja di mana?

Semua toko resmi e-Print.

Belanja langsung di websiteBayar QRIS / transfer · kirim JNE, J&T & lainnya →

atau lewat marketplace