Mungkin sahabat e-Famz banyak yang masih bingung untuk membedakan antara Tinta DYE, Tinta Pigment, Tinta Sublim dan Tinta Solvent. Berikut ini mimin mau coba sedikit jelasin tentang jenis-jenis tinta tersebut. TINTA DYE Tinta DYE merupakan tinta yang sering di pakai kebanyakan orang baik rumahan maupun kantoran yang sekedar untuk cetak dokumen. Menurut mimin Tinta Dye merupakan tinta dengan harga yang paling murah dan yang paling aman untuk digunakan di segala head printer baik itu EPSON, CANON maupun HP. Pernah dilakukan pengujian, head printer dapat bertahan selama 3 tahun bahkan masih dapat mencetak normal dalam kondisi 1 bulan printer tidak terpakai. Oleh karena itu kalian tidak perlu khawatir jika jarang mencetak. Tinta DYE merupakan tinta yang berbahan dasar air. Maka ketika digunakan untuk mencetak akan diserap oleh permukaan kertas. Tinta DYE memiliki kelemahan pada daya tahan cetaknya. Tinta DYE gampang luntur jika terkena air, panas sinar matahari langsung atau sinar UV. TINTA PIGMENT Tinta yang sering disebut juga tinta durabrite ini berasal dari pewarna yang berupa bubuk dan tidak larut dalam air atau nama campurannya dalam bahasa inggris adalah suspension. Karena berupa bubuk dan memiliki partikel yang besar, maka tinta ini tidak dapat diserap oleh permukaan kertas melainkan tinggal dipermukaan dan menjadi lapisan pewarna yang lebih tahan luntur, tahan terhadap cahaya matahari/cahaya UV dan tahan terhadap elemen kimia lain. Daya tahan tinta pigment ini sangat lama sekali bahkan ada yang mengklaim hingga 100 tahun lamanya. Namun daya tahan tinta ini juga dipengaruhi oleh kertas yang digunakan. Kalau sahabat e-Famz sering mencetak dengan menggunakan Kertas Glossy (kertas yang teksturnya mengkilap), maka tinta ini tidak bisa bertahan lama. Kelemahannya banyak yang tidak paham kalau partikel tinta pigment lebih tebal dibanding tinta DYE mengakibatkan penyumbatan pada head printer jika jarang digunakan dan akhirnya rusak. Oleh karena itu mimin menyarankan agar printer yang menggunakan tinta pigment untuk melakukan proses mencetak secara full color setiap hari. Tinta pigment ini biasa digunakan untuk mencetak dokumen-dokumen penting seperti ijazah, akta tanah, piagam, akta rumah, sertifikat dan lain sebagainya yang membutuhkan ketahanan cetak yang lama. TINTA SUBLIM Pada umumnya tinta sublim digunakan untuk proses cetak pada kertas transfer. Misalnya untuk cetak pada kertas untuk membuat kaos, cetak di mug, di topi, keramik dan lain sebagainya. dilihat dari implementasinya, tinta ini tahan terhadap air dikarenakan bahan dasarnya dari minyak serta campuran bahan lainnya. Kelemahan tinta sublim hampir sama dengan tinta pigment yaitu head printer gampang mampet jika tidak melakukan proses cetak setiap hari. TINTA SOLVENT Tinta Solvent merupakan tinta yang kebanyakan dipakai untuk keperluan percetakan menengah ke atas. Karena Tinta ini berbahan dasar minyak maka sangat tahan terhadap air maupun sinar UV dalam jangka waktu yang lama dibandingkan tinta lainnya. Sebetulnya Tinta ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu Tinta Solvent dan Eco Solvent. Tinta Solvent itu khusus untuk mencetak outdoor seperti banner, spanduk, billboard dan outdoor printing lainnya sedangkan Tinta Eco Solvent biasanya khusus untuk cetak indoor. Tinta Solvent memiliki bau yang sangat menyengat sedangkan Eco Solvent baunya tidak begitu menyengat.